0

Senin, 01/11/2010 12:11 WIB | email | print | share

Terungkap ternyata kamp-kamp pengungsi warga Somalia di Kenya dimanfaatkan oleh para misionaris kristen yang berkedok LSM kemanusiaan untuk melakukan aksi kristenisasi terhadap para pengungsi dengan memanfaatkan kesulitan hidup yang mereka hadapi.

LSM kristen AS bekerjasama dengan pengikut kristen Somalia yang dipimpin oleh Ahmad Ali Ahili seorang misionaris berkebangsaan AS, telah melakukan praktek kristenisasi di antara pengungsi miskin Somalia di Kenya, menurut laporan dari para saksi mata yang diwawancarai oleh salah satu media baru-baru ini.

Aljazeera sendiri telah berusaha untuk melakukan wawancara langsung dan untuk mendapatkan konfirmasi dari Ahmad Ali Ahili, namun dirinya menolak untuk diwawancarai.

Aljazeera telah bertemu dengan sejumlah pengungsi Somalia di Kenya dan mendapatkan cerita langsung dari mereka tentang kegiatan organisasi misionaris yang beraktivitas di kamp-kamp pengungsi Somalia yang ada di Kenya.

Salah seorang pengungsi menyatakan bahwa dirinya merupakan salah seorang pengungsi asal Somalia yang ada di Kenya, yang datang ke Kenya setelah runtuhnya pemerintah pusat Somalia pada tahun 1991. Kepada Aljazeera ia menyatakan bahwa selama di Kenya ia mengalami kesulitan hidup untuk mencari nafkah dalam menyambung kehidupan keluarganya. Dan ia bertemu dengan Ahmad Ali Ahili yang memberikan ia sejumlah uang sebesar 500 dolar dengan syarat ia harus masuk kedalam agama Kristen. Karena lemahnya iman dan himpitan ekonomi menyebabkan ia menerima tawaran tersebut.

Para pengungsi Somalia menjadi target lembaga-lembaga misionaris Kristen, khususnya di ibukota Nairobi. Para misionaris memberikan banyak pelatihan kepada para pengungsi Somalia seperti pelatihan menjahit, kursus komputer, montir mobil dan tentu saja diberikan pelajaran agama Kristen.

Injil yang bercover depan mirip AL-Quran yang dibagikan ke pengungsi Somalia

Kisah lain dari pengungsi Somalia diungkapkan oleh Annisa Aris Nuno (63 tahun) yang menyatakan bahwa dirinya sangat terkejut sewaktu menerima salinan seperti Al-Quran disampul depannya, ternyata isi dalamnya adalah sebuah kitab Injil.

Dalam konteks ini, Umar Mahmud salah seorang dai Somalia mengatakan bahwa lembaga-lembaga kristen menggunakan berbagai cara untuk mengkristen pengungsi muslim Somalia, termasuk merayu dengan memberikan bantuan keuangan, perawatan kesehatan gratus bagi anak-anak mereka, bahkan membuka pintu imigrasi ke Amerika, Kanada, Australi dan Eropa Barat.(fq/aljzr)

Dikirim pada 01 November 2010 di Ketahuilah!!!
Awal « 1 » Akhir
Profile

“ Haji/Hajjah abdillahassunni ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 959.507 kali


connect with ABATASA